Jakarta, Bicaranysantara.com
Sekolah Tinggi Teologi IKAT (STT IKAT) menyelenggarakan acara wisuda tahun ajaran 2025/2026 dengan tema “Sungguh-sungguh berusaha untuk menambahkan kepada imanmu” (2 Petrus 1:5). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Forum Teknologi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dihadiri oleh civitas akademika, keluarga wisudawan, dan tokoh masyarakat.
Dalam acara tersebut, Pengantar Acara dan sambutan dari Ketua Umum Panitia Wisuda, Dr. Christiany Eugenia Paruntu, SE., S.Th., MA., dibacakan oleh Ketua Panitia, Dr. Abdon Amatiran, M.Th.. Ketua Umum berhalangan hadir karena harus menjalankan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.
Dalam sambutannya yang dibacakan, Dr. Christiany menegaskan bahwa momentum wisuda bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi merupakan tanda kepercayaan masyarakat dan institusi bahwa para wisudawan diperlengkap untuk mengemban tanggung jawab yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya peran pemimpin masa depan yang bukan hanya cakap dalam berpikir, tetapi juga teguh dalam iman; bukan semata pandai berbicara, tetapi berani hidup dalam kebenaran.
Rektor STT IKAT, Dr. Jimmy MR. Lumintang, M.Th., MBA, dalam sambutannya menambahkan bahwa iman adalah sesuatu yang perlu terus dikembangkan melalui proses pembelajaran, kedewasaan berpikir, serta ketekunan dalam menjalankan tanggung jawab. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh wisudawan atas dedikasi dan kerja keras mereka selama menempuh pendidikan.
“Sungguh berusaha menambahkan kepada iman kita bukan soal angka atau gelar semata, tetapi tentang integritas. Wisudawan diharapkan membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa,” tegas Dr. Lumintang.
“Sungguh berusaha menambahkan kepada iman kita bukan soal angka atau gelar semata, tetapi tentang integritas. Wisudawan diharapkan membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, dan bangsa,” tegas Dr. Lumintang.
Orasi ilmiah dalam wisuda tahun ini disampaikan oleh Yasona H. Laoly, yang mengajak para wisudawan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dengan sungguh-sungguh dan penuh integritas ketika memasuki kehidupan profesional dan pelayanan di tengah masyarakat. Laoly menekankan bahwa integritas merupakan pondasi utama bagi para pemimpin dan pelayan yang dipercaya membawa perubahan positif.
Wisuda STT IKAT 2026 mencakup lulusan dari program sarjana, magister, dan program doktoral. Pembacaan Surat Keputusan (SK) dan pelantikan wisudawan dipimpin oleh Dr. Donna Sampaleng, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STT IKAT.
Pada kesempatan ini, STT IKAT juga memberikan penghargaan dan gelar doktor kehormatan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pengabdian kepada masyarakat. Gelar doktor kehormatan ini konsentrasi Ministry dianugerahkan kepada Anton Piga, yang telah melayani sebagai pendeta selama hampir 36 tahun dan menjabat sebagai Ketua PGI Wilayah. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Sri Yuniarti, Erasmus Joseph Papilaya, dan Marthen Su atas karya dan dedikasi mereka yang memberi kontribusi signifikan bagi masyarakat dan rekomendasi dari lembaga yang menaunginya.
Acara wisuda berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi momentum bersejarah bagi para lulusan serta seluruh sivitas akademika STT IKAT. (Red)
